Sepeda motor matik banyak digandrungi konsumen karena praktis dan nyaman dikendarai. Bagi para penggunanya, atau baru berencana membeli sepeda motor matik, wajib melakukan pengecekan kondisi motor secara berkala bila tidak ingin uang terkuras.
Hal itu dinilai maklum, sebab motor jenis ini tergolong manja. Setidaknya ada beberapa komponen penting yang harus rutin dicek. Apa saja bagian itu? Berikut ini ulasannya, seperti dilansir Cekaja, Kamis (24/11/2016):
1. Kampas Kopling
Kampas kopling memiliki peran penting pada motor matik. Apabila kondisinya buruk, biasanya akan timbul panas berlebih yang mengakibatkan warna kecoklatan pada pelek.
Bila pelek motor rusak, biaya yang dibutuhkan untuk menggantinya tidak sedikit. Guna menjaga kesehatan kampas kopling maka jangan salah saat menggunakan rem, hindari menahan tuas rem saat menggas motor.
2. Tangki Bensin
Motor matik terbaru menggunakan teknologi fuel injection sehingga penting selalu mengecek tangki bensin. Jangan pernah biarkan isi tangki benar-benar kosong.
Bila tangki bensin kosong dan motor mati mendadak berulang kali, bisa-bisa injeksi motor mengalami kerusakan. Kalau sudah begini bisa keluar uang hingga ratusan ribu rupiah untuk memperbaikinya.
3. CVT
CVT adalah singkatan dari continousli variable transmission. Inilah alat penggerak otomatis pada motor matik. CVT sendiri terdiri dari primary sheave, vand belt, secondary sheave, dan gear reduction.
Pengguna harus sering-sering mengecek roller CVT. Apabila terasa getaran atau vibrasi pada putaran bawah dan tenaganya kurang maksimal, maka kondisi CVT dapat dikatakan kurang baik.
Selain itu, apabila motor matik sering slip maka itu pertanda ada kerusakan pada corong CVT. Kalau sampai corong CVT rusak maka dampaknya bisa ke mana-mana hingga van belt, kampas kopling, dan lainnya sehingga menyebabkan motor slip.
4. Van Belt
V-belt atau van belt merupakan komponen penting dalam menggerakkan roda motor. Biasanya komponen satu ini memiliki masa pakai kurang dari 20 ribu kilometer.
Cara menjaga kondisi V-belt, pengguna harus memerhatikan lekukan berbentuk V pada bagian bergerigi. Jika ada retakan maka perlu segera diganti. Harga V-belt kurang lebih sekira Rp70 ribuan tergantung merek motor.
5. Oli Motor
Sebaiknya lakukan penggantian oli motor secara rutin dan berkala. Misalnya lakukan penggantian setiap 3 ribu km, hal ini demi kesehatan mesin motor matik kesayangan.
Oli yang sudah tidak dalam kondisi baik bisa membuat motor jadi lebih boros dan memperburuk kondisi komponen lainnya.
Untuk tune-up dan ganti oli motor pengguna hanya perlu merogoh kocek Rp70–100 ribu tergantung jenis motor dan oli yang dipakai. Murah jika dibandingkan kerusakan yang harus diperbaiki bila kamu malas mengganti oli.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Belum ada tanggapan untuk "5 Hal yang Bikin Isi Dompet Pemilik Motor Matik Terkuras "
Post a Comment