Desas-desus bahwa motor sport Yamaha YZF-R15 V3.0 akan mengusung piston mesin yang lebih besar dibandingkan dengan versi sebelumnya mulai terkuak kebenarannya.
Dikabarkan, YZF-R15 V3.0 akan mengusung mesin 155cc dengan penerapan teknologi VVA, serupa dengan yang diterapkan pada skuter matik (skutik) Yamaha Aerox 155 yang baru diperkenalkan di arena Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2016.
Menukil paparan Otosia, YZF-R15 V2.0 --diluncurkan pada 2011 di Indonesia-- mengusung mesin satu silinder 149,8cc, berpendingin cairan, bertenaga maksimal maksimal 16,7 hp, dan transmisi manual 6-kecepatan.
Laman Shifting-Gears.com, menuliskan pada V3.0 nanti akan ada perbaikan utama di sektor mesin. Kapasitas mesin akan naik menjadi 155cc dan dengan kelengkapan fitur penunjang Variable Valve Actuation (VVA). Secara teknis, VVA akan membantu dalam menambah respons yang fleksibel pada katup mesin motor.
Mesin ini dikatakan akan mampu menaikkan tenaga motor, serta sebagai mesin yang paling kuat yang diaplikasikan pada motor berkode produksi BG7 tersebut.
Dikabarkan, mesin ini mampu berteriak pada rentang kekuatan 18-20 hp, yang tentunya akan membuat senang para penyuka motor sport bermesin kecil namun kencang.
Dengan penambahan tadi, Yamaha juga dapat terus menggunakan mesin model SOHC untuk menjaga dimensi mesin agar tetap ringkas (compact).
Dikabarkan, YZF-R15 V3.0 akan mengusung mesin 155cc dengan penerapan teknologi VVA, serupa dengan yang diterapkan pada skuter matik (skutik) Yamaha Aerox 155 yang baru diperkenalkan di arena Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2016.
Menukil paparan Otosia, YZF-R15 V2.0 --diluncurkan pada 2011 di Indonesia-- mengusung mesin satu silinder 149,8cc, berpendingin cairan, bertenaga maksimal maksimal 16,7 hp, dan transmisi manual 6-kecepatan.
Laman Shifting-Gears.com, menuliskan pada V3.0 nanti akan ada perbaikan utama di sektor mesin. Kapasitas mesin akan naik menjadi 155cc dan dengan kelengkapan fitur penunjang Variable Valve Actuation (VVA). Secara teknis, VVA akan membantu dalam menambah respons yang fleksibel pada katup mesin motor.
Mesin ini dikatakan akan mampu menaikkan tenaga motor, serta sebagai mesin yang paling kuat yang diaplikasikan pada motor berkode produksi BG7 tersebut.
Dikabarkan, mesin ini mampu berteriak pada rentang kekuatan 18-20 hp, yang tentunya akan membuat senang para penyuka motor sport bermesin kecil namun kencang.
Dengan penambahan tadi, Yamaha juga dapat terus menggunakan mesin model SOHC untuk menjaga dimensi mesin agar tetap ringkas (compact).
Teknologi terapan VVA seperti dilansir Indianatosblog.com juga akan membantu dalam buka/tutup gas lebih responsif. Serta menaikan torsi mesin sesuai keinginan pengendara dalam memuntir gas.
Jika tarikan mesin motor berada pada putaran rendah, maka pengangkat katup yang berfungsi adalah yang tipe bukaan rendah. Sebaliknya, jika putaran mesin dimaksimalkan, maka VVA akan memakai bukaan tinggi.
Dengan teknologi ini, sang motor sport diklaim akan lebih ekonomis dalam menggunakan bahan bakar, baik saat pelan maupun melaju kencang.
"Generasi R15 selanjutnya akan lebih baik, tetapi tidak ada detail yang bisa kami bagi, seperti spesifikasinya nanti. Namun kami menjamin ia akan menjadi langkah maju dari generasi saat ini di berbagai aspek performa dan keamanan," papar Yasuo Ishihara, Managing Director Yamaha Motor Research & Development India, kepada Rushlane (25/11).
Selain sektor mesin, beberapa elemen lain, seperti desain dan kaki-kaki, akan diperbaiki. Suspensi USD (up-side down), desain knalpot baru, penggunaan odometer digital, rem ABS, dan lampu LED, merupakan beberapa gosip yang beredar saat ini.
Jika tarikan mesin motor berada pada putaran rendah, maka pengangkat katup yang berfungsi adalah yang tipe bukaan rendah. Sebaliknya, jika putaran mesin dimaksimalkan, maka VVA akan memakai bukaan tinggi.
Dengan teknologi ini, sang motor sport diklaim akan lebih ekonomis dalam menggunakan bahan bakar, baik saat pelan maupun melaju kencang.
"Generasi R15 selanjutnya akan lebih baik, tetapi tidak ada detail yang bisa kami bagi, seperti spesifikasinya nanti. Namun kami menjamin ia akan menjadi langkah maju dari generasi saat ini di berbagai aspek performa dan keamanan," papar Yasuo Ishihara, Managing Director Yamaha Motor Research & Development India, kepada Rushlane (25/11).
Selain sektor mesin, beberapa elemen lain, seperti desain dan kaki-kaki, akan diperbaiki. Suspensi USD (up-side down), desain knalpot baru, penggunaan odometer digital, rem ABS, dan lampu LED, merupakan beberapa gosip yang beredar saat ini.
Belum ada tanggapan untuk "Yamaha R15 versi anyar dikabarkan bermesin Aerox 155"
Post a Comment