President Director PT Astra Honda Motor (AHM), Toshiyuki Inuma, menegaskan jika All New Honda CBR250RR ternyata lebih mudah diproduksi di Jepang ketimbang di Indonesia. Kenapa?
“Karena sudah punya know-how dan fasilitasnya biasa produksi motor high spec seperti CBR1000RR atau RC213V-S,” ungkapnya disela kunjungan pabrik melihat produksi CBR250RR pertama kalinya.
Meski begitu, jika tetap diproduksi di Jepang, CBR250RR akan sangat mahal harganya, tentunya karena pertimbangan pajak dan ongkos kirim ke Indonesia.
Padahal Inuma meyakini pasar Indonesia di segmen motor sport 250 cc sangat terbuka lebar, potensinya lebih besar ketimbang di Jepang sendiri.
“Pengguna motor sport di Indonesia juga agak berbeda. Ada perasaan cinta pada motornya. Budaya menyukai motor sport sangat tinggi, hal ini kemudian disadari Honda Jepang. Lalu kami ambil keputusan besar membuat CBR250RR di Indonesia,” jelas Inuma yang doyan turing ini.
“Kami ingin menciptakan pasar yang sehat untuk motor sport di Indonesia. Kami ingin memudahkan konsumen menjangkau dan ingin menjaga harapan konsumen yang ingin punya big bike tapi belum mampu. Kami siapkan yang spesifikasinya tetap tinggi tapi harga terjangkau,” jelasnya panjang lebar.
Proses menyiapkan produksi di Indonesia diakuinya tidak mudah. Butuh transfer produksi dan investasi sangat besar.
“Dengan alih teknologi ini maka menjadikan PT AHM setingkat lebih tinggi dalam kemampuan produksi,” yakinnya.
Honda CBR250RR diproduksi di plan 5 pabrik Honda di Dawuan, Karawang, Jawa Barat yang merupakan pabrik khusus motor sport Honda.
Yang menarik, proses produksinya dibedakan dengan motor-motor sport Honda yang lain yang diproduksi di plan produksi ini.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Belum ada tanggapan untuk "Bos PT Astra Honda Motor Sebut CBR250RR Lebih Mudah Diproduksi di Jepang "
Post a Comment