NEW YORK – Memiliki dua pabrik di Meksiko, membuat produsen Honda tengah risau atas rencana Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang dalam kampanye berencana menghentikan pasar bebas antara Meksiko dengan Amerika Serikat.
Atas kebijakan tersebut, menurut CEO Honda Takahiro Hachigo seperti dikutip Reuters, Selasa (22/11/2016), akan berdampak langsung bagi produsen automotif seperti Honda. Penghapusan pasar bebas bisa membuat harga kendaraan di Amerika Serikat menjadi lebih mahal dan berimbas penurunan penjualan.
Meski demikian Hachigo mengungkap, hingga kini Honda masih belum berencana merubah kapasitas produksi dari dua pabriknya di Meksiko, mengingat Trump belum memutuskan untuk memberlakukan kebijakan tersebut.
Dari dua pabrik tersebut, Honda mampu memproduksi 63 ribu unit CR-V setiap tahun di El Salto dan 200 ribu unit Honda Fit dan HR-V dari pabriknya yang berada di wilayah Celaya. Honda belum memutuskan mengurangi produksi kedua pabrik dan menunggu kebijakan yang akan dikeluarkan Trump.
Seperti diketahui terdapat beberapa kebijakan Donald Trump yang berdampak pada keberlangsungan produsen automotif. Dengan bea masuk hingga 35%, tentunya juga akan berdampak pada produk automotif AS, di mana Ford telah membangun pabrik baru di Meksiko
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Belum ada tanggapan untuk "Bos Honda Dibuat Risau oleh Presiden AS "
Post a Comment